Berbicara tentang masakan Jepang, sushi sering kali menjadi makanan pertama yang terlintas di benak banyak orang. Sebagai salah satu simbol utama Jepang, sushi lebih dari sekadar ikan mentah. Makanan ini telah menjadi makanan favorit selama berabad-abad dan populer di seluruh dunia.
Master Sushi (Taisho) sangat bangga dengan pembuatan sushi. Diperlukan beberapa dekade pelatihan untuk mendapatkan gelar tersebut, dan meskipun Anda tidak perlu menjadi master sushi untuk menikmatinya, mempelajari lebih banyak tentang hidangan luar biasa ini akan memberi Anda pengalaman bersantap yang lebih baik. Apabila Anda mencari pengalaman Jepang yang autentik, cobalah makan malam di sushi-ya formal (sushi bar atau restoran). Untuk opsi yang lebih terjangkau, Anda dapat memilih kaiten-zushi, yang juga dikenal sebagai restoran sushi ban berjalan, sushi go-round, atau kereta sushi.
Ada berbagai jenis sushi di Jepang, dengan masing-masing wilayah yang memiliki spesialisasi pada ikan lokal atau metode penyiapan yang berbeda. Anda dapat memakan sushi dengan tangan atau dengan sumpit, sementara sashimi hanya dimakan dengan sumpit. Apabila Anda makan sushi, ada tiga kondimen atau saus bumbu umum yang dapat disantap bersama sushi—kecap, wasabi (lobak pedas Jepang), atau shoga (acar jahe).
Bagi Anda yang alergi terhadap gluten, penting untuk diperhatikan bahwa banyak makanan Jepang (tidak hanya sushi) menggunakan kecap yang mengandung gandum. Meskipun mungkin sulit untuk menemukan restoran bebas gluten di Jepang, Anda selalu dapat memilih untuk menyantap makanan bebas gluten, seperti nasi, onigiri (bola nasi), sashimi, tahu, telur, dan lainnya.
Share
BAGIKAN