Cari Penerbangan Cari Paket Liburan Cari Hotel Cari Layanan Mobil Pribadi Cari Aktivitas
Cari Penerbangan Cari Paket Liburan Cari Hotel Cari Layanan Mobil Pribadi Cari Aktivitas
HIROSHIMA
|
AKTIVITAS LUAR RUANGAN

Menguak Asal-usul Kelinci Liar dan Sejarah Pulau Okunoshima

Jelajahi Pulau Okunoshima di Hiroshima, dan temukan koloni kelinci menggemaskan serta sejarah tersembunyi Perang Dunia II. Rencanakan perjalanan Anda bersama JAL sekarang juga.
Menguak Asal-usul Kelinci Liar dan Sejarah Pulau Okunoshima

Nikmati panorama pesisir yang menakjubkan, beri makan kelinci-kelinci lucu, dan jelajahi warisan perang di pulau ini.

Jepang memiliki hampir 7.000 pulau, tapi hanya satu yang dihuni koloni kelinci dalam jumlah besar. Okunoshima, juga dikenal sebagai Pulau Kelinci atau Usagi Shima, terletak di bagian timur Prefektur Hiroshima. Pulau kecil ini dapat dicapai dari daratan utama menggunakan feri dengan waktu tempuh 15 menit, dan kini dikenal di seluruh dunia berkat populasi kelincinya yang unik.

Sekitar seribu ekor kelinci hidup di pulau ini. Ketiadaan predator membuat jumlah mereka terus meningkat dalam beberapa dekade terakhir. Kini, setiap kali wisatawan tiba di dermaga, kawanan kelinci berlari menyambut sambil berharap mendapatkan sayuran dari mereka.

Pulau dengan lingkar hanya 4,3 kilometer ini dipenuhi pantai, hutan, dan padang rumput. Meski jarang dihuni manusia, Okunoshima memiliki desa wisata dengan hotel, restoran, dan pemandian air panas alami. Jadi, ada banyak hal yang bisa dilakukan selain memberi makan kelinci.

Untuk membantu Anda merencanakan perjalanan di Okunoshima, mari kita telusuri sejarah panjang pulau ini, termasuk warisan kelam Perang Dunia II sekaligus atraksi wisata yang bisa Anda nikmati. Sebelum memulai perjalanan bersama JAL, mari cari tahu lebih banyak tentang Pulau Kelinci ini beserta sejumlah pengalaman unik yang ditawarkan.

Bagaimana Okunoshima mendapat julukan ‘Pulau Kelinci’

Bagaimana Okunoshima mendapat julukan ‘Pulau Kelinci’

Populasi kelinci yang kini memenuhi Okunoshima sebenarnya bukan asli pulau ini. Lalu, bagaimana mereka bisa sampai ke sana? Ada dua kisah berbeda yang beredar. Versi pertama menyebutkan bahwa kelinci dibawa sebagai hewan percobaan di pabrik senjata kimia yang dibangun secara rahasia oleh Tentara Kekaisaran Jepang pada 1929.

Ketika pabrik ditutup setelah Perang Dunia II, kelinci-kelinci itu kabur dan berkembang biak. Namun, teori ini dibantah oleh Yamauchi Masayuki dari Poisonous Gas Island History Research Institute.

Penjelasan yang lebih masuk akal muncul dari kisah ketika Okunoshima dibuka untuk turis pada 1963 dan Hirofumi Nishiyoshi menjadi manajer hotel pertama di pulau tersebut. Hirofumi Nishiyoshi mengundang sekelompok anak sekolah untuk melepaskan delapan ekor kelinci ke alam liar sebagai bagian dari promosi wisata di pulau tersebut pada 1971. Sejak saat itu, populasi kelinci terus bertambah seiring meningkatnya jumlah wisatawan.

Kelinci juga merupakan simbol yang tepat, karena dalam cerita rakyat Jepang, kelinci melambangkan kemajuan, kesuburan, kecerdasan, dan keberuntungan. Simbol kelinci biasa menghiasi perayaan keluarga dan acara budaya di Jepang.

Mengenal kelinci di Okunoshima

Jika Anda berkunjung ke Pulau Kelinci, mustahil menghindari pesona kelinci-kelinci ini. Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar pengalaman Anda dan kelinci tetap menyenangkan.

Jangan menggendong kelinci

Jangan menggendong kelinci

Meski menggoda untuk memeluk mereka, pengunjung diminta untuk tidak menggendong atau mengejar kelinci saat berkunjung ke Okunoshima. Hewan ini mudah stres dan bisa menjadi agresif, bahkan berisiko terjatuh saat digendong.

Memberi makan kelinci

Memberi makan kelinci

Memberi makan diperbolehkan, tetapi bawalah makanan yang tepat. Wortel segar dan sayuran hijau adalah pilihan terbaik. Hindari selada dan kubis karena bisa merusak sistem pencernaan kelinci. Jangan memberi makan di jalan, karena kelinci sering mengabaikan lalu lintas.

Waspadai kelinci di jalan

Waspadai kelinci di jalan

Menyewa sepeda adalah cara terbaik menjelajahi pulau, tapi berhati-hatilah karena kelinci bisa tiba-tiba melompat ke jalur Anda. Jika datang menggunakan mobil dengan feri, pastikan selalu memeriksa bagian bawah kendaraan sebelum berkendara.

Aktivitas terbaik di Pulau Kelinci

Pulau ini telah menjadi destinasi para wisatawan selama puluhan tahun, tapi popularitasnya melonjak berkat video viral yang memperlihatkan kelinci-kelinci lucu. Selain kelinci, ada banyak aktivitas menarik yang bisa Anda lakukan selama perjalanan. Berikut beberapa aktivitas menarik yang dapat Anda lakukan.

Bersepeda keliling Pulau Kelinci

Bersepeda keliling Pulau Kelinci

Pulau Okunoshima memang kecil, tapi justru itu yang membuatnya seru dijelajahi dengan sepeda. Jalur yang melingkari seluruh pulau mudah diakses, jadi Anda bisa berkeliling sambil menikmati pemandangan pesisir yang hijau dan udara laut yang segar. Dan, jangan kaget kalau di sepanjang jalan ada puluhan kelinci yang tiba-tiba muncul, mendekat penasaran,

seolah ingin ikut menemani perjalanan Anda. Kalau datang hanya sehari dari daratan utama, Anda bisa membawa sepeda sendiri dengan feri. Namun, jika ingin lebih praktis, cukup sewa sepeda di Kyukamura Ohkunoshima, satu-satunya hotel di pulau ini. Pilihannya banyak, jadi Anda bisa menjelajah dengan santai sesuai keinginan. 

• Alamat: 5476-4 Tadanoumicho, Takehara, Hiroshima 729-2311

• Jam Operasional: Setiap hari dari pukul 09.00 hingga 16.00

• Detail Kontak: +81-08-426-0321

Mengunjungi museum gas beracun

Mengunjungi museum gas beracun

Di balik pesona kelinci yang menggemaskan, Okunoshima juga menyimpan sisi sejarah yang kelam. Museum Gas Beracun, yang dibuka tahun 1988, menceritakan bagaimana pulau ini pernah menjadi lokasi produksi senjata kimia oleh Tentara Kekaisaran Jepang.

Museum ini menempati bekas laboratorium Perang Dunia II. Di dalamnya, Anda bisa melihat pakaian pelindung karet, masker gas, dan foto-foto yang menunjukkan betapa berbahayanya racun yang diproduksi di sini. Hiroshima diakui sebagai pusat perdamaian dunia, dan sejarah kelam Okunoshima menjadi pengingat akan pentingnya terus menguatkan pesan tersebut.

• Alamat: 5491 Tadanoumicho, Takehara, Hiroshima 729-2311

• Jam Operasional: Setiap hari dari pukul 09.00 hingga 16.00

Menjelajahi reruntuhan perang

Menjelajahi reruntuhan perang

Selain Museum Gas Beracun, Okunoshima juga dipenuhi sisa-sisa bangunan dari masa perang. Di pesisir timur ada Reruntuhan Pembangkit Listrik, bekas pembangkit listrik yang dulu menopang fasilitas senjata kimia.

Di ujung utara pulau, Anda juga dapat melihat instalasi militer dari era Perang Rusia-Jepang tahun 1902. Di kawasan ini, Sisa Baterai Meriam Utara pernah menampung delapan meriam besar, meskipun kini telah lama dipindahkan. Di antara sisa benteng dan gudang amunisi, lanskap hijau yang rimbun menyelimuti berbagai struktur bersejarah.

Berendam di onsen

Berendam di onsen

Seperti banyak destinasi indah lainnya di Jepang, Okunoshima memiliki pemandian air panas alami yang terletak di lokasi yang menawan, sehingga Anda dapat menikmati keindahan kawasan ini. Dengan area terpisah untuk pria dan wanita di pemandian ‘Okutsu no Yu’ dan ‘Kogutsu no Yu’, tempat ini menjadi pilihan ideal untuk menyegarkan tubuh dan pikiran, baik dalam kunjungan sehari maupun saat menginap. 

Air panasnya dikenal memiliki manfaat kesehatan, termasuk meredakan nyeri otot, mengobati tekanan darah tinggi, dan kelelahan, sehingga berendam sejenak akan membuat Anda kembali segar dalam waktu singkat. Sebagai bagian dari hotel Kyukamura Ohkunoshima, pemandian ini juga menyuguhkan pemandangan matahari terbenam yang memukau di atas Laut Pedalaman Seto.

• Jam Operasional: Setiap hari dari pukul 08.00 hingga 18.00

• Detail Kontak: +81-84-626-0321

Mendaki ke dek observasi Okunoshima

Mendaki ke dek observasi Okunoshima

Menjelajahi Okunoshima dengan berjalan kaki itu mudah. Ada banyak jalur beraspal yang dapat membawa Anda menyusuri tepi pantai hingga ke puncak tertinggi di pulau tersebut. Dengan suasana yang sunyi, perjalanan terasa santai. Begitu sampai di dek observasi di puncak, pemandangan laut dan garis pantai yang terbentang luas benar-benar memukau.

Sepanjang jalan, kelinci sering muncul dari semak-semak, berlari melintas di jalur Anda. Setelah turun, Anda bisa langsung menceburkan diri ke laut jernih untuk menyegarkan badan. Hanya saja, hati-hati kalau cuaca sedang buruk karena jalur pedalaman bisa licin dan berbahaya saat angin kencang atau hujan deras.

• Jam Operasional: Buka 24 Jam

Memancing di laut pesisir

Memancing di laut pesisir

Sebagai bagian dari Jepang, memancing di perairan indah Okunoshima adalah pengalaman yang memuaskan. Konon, sebelum perang, penghuni pertama pulau ini hanyalah tiga keluarga nelayan. Banyak titik tenang di sepanjang garis pantai untuk melempar kail. Anda bisa menghabiskan hari dengan joran sambil menikmati suasana hening dan menikmati hasil tangkapan laut. 

Hotel dan area perkemahan di sisi selatan pulau menjadi lokasi populer, tapi Anda juga bisa berjalan ke dermaga timur untuk menemukan tempat yang menurut Anda paling tenang. Perairan yang menghubungkan Okunoshima dengan daratan utama ini terkenal dengan belut pasir dan sarden.

Mengunjungi mercusuar

Mengunjungi mercusuar

Terletak di ujung selatan pulau, Mercusuar Okunoshima memberikan panduan penting bagi kapal yang melintasi Selat Kurushima yang berbahaya. Mercusuar asli dibangun pada tahun 1894 dengan lampu minyak untuk memperingatkan kapal agar menjauhi tepi pulau, lalu diperbarui dengan versi modern pada tahun 1992.

Kini, mercusuar abad ke-19 tersebut berada di Desa Shikoku di Prefektur Kagawa. Namun, mercusuar yang berdiri saat ini tetap menjadi ikon mencolok di tepi pulau yang terjal, dengan jalur setapak indah yang membawa pengunjung melewati lanskap liar. Dari titik ini, Anda bisa menikmati pemandangan pesisir yang memukau.

• Jam Operasional: Buka 24 Jam

Bersantai di pantai

Bersantai di pantai

Hanya beberapa langkah dari hotel, Pantai Okunoshima menawarkan tempat menakjubkan untuk bersantai pada musim panas. Meski area pantai bisa cukup ramai saat puncak musim liburan, tidaklah sulit menemukan spot untuk bersantai di pantai. Bawalah bekal untuk piknik di bawah siraman sinar matahari.

Perairan di sekitar Okunoshima juga sempurna untuk berenang, dan memberikan banyak pilihan bagi siapa pun yang ingin bersantai setelah berjalan keliling pulau. Berbagai fasilitas yang Anda butuhkan, seperti ruang ganti, toilet, dan shower terdapat di bagian atas pantai, sehingga Anda dapat menikmati waktu berjemur dengan nyaman.

• Jam Operasional: Buka 24 Jam

Menikmati hidangan lezat

Menikmati hidangan lezat

Pulau Kelinci memang menawarkan banyak hal, tapi soal makan Anda perlu merencanakan dengan baik, karena hanya ada satu restoran untuk penduduk dan pengunjung. Meski Anda boleh membawa makanan sendiri dari daratan utama, singgah di Restoran Usanchu di dalam hotel Kyukamura Ohkunoshima akan menghadirkan santapan lezat.

Menu yang ditawarkan mencakup udon, tempura gurita segar, tiram goreng, kari penuh rasa, hingga burger yang mengenyangkan. Ditambah minuman dingin dan es krim lembut, restoran ini menjadi tempat yang wajib dikunjungi, terutama di hari yang terik.

• Alamat: 5476-4 Tadanoumicho, Takehara, Hiroshima 729-2311

• Jam Operasional: Setiap hari dari pukul 07.30 hingga 09.00, 11.30 hingga 13.30, dan 17.30 hingga 20.00

Berkemah di tepi air

Berkemah di tepi air

Di sisi tenggara pulau terdapat Area Berkemah Okunoshima, tempat para pengunjung yang suka berpetualang bisa mendirikan tenda dan menikmati malam yang tenang. Area berumput ini menawarkan pemandangan laut yang indah serta fasilitas yang membuat pengalaman berkemah terasa nyaman.

Selain area barbeku bersama, perapian, toilet, terdapat juga penyewaan tenda. Tersedia paket lengkap yang mencakup karpet hangat, permadani, serta makan malam buffet di hotel. Alternatifnya, Anda bisa membawa perlengkapan sendiri menggunakan feri yang mengangkut kendaraan.

Cara menuju Pulau Okunoshima

Cara menuju Pulau Okunoshima

Perjalanan ke Okunoshima dari berbagai kota besar di Jepang cukup mudah. Dari Tokyo Anda bisa terbang dari Bandara Narita atau Haneda menuju Hiroshima, lalu naik taksi ke Pelabuhan Tadanoumi sebelum menyeberang dengan feri. 

Alternatif lain, gunakan kereta peluru Tokaido–Sanyo dari Tokyo ke Stasiun Mihara, kemudian lanjut dengan jalur pesisir Kure Line menuju Stasiun Tadanoumi. Dari sini, tersedia feri menuju Okunoshima dengan waktu tempuh sekitar 15 menit.

Dari Osaka rutenya hampir sama, naik Kereta Peluru dari Stasiun Shin-Osaka ke Mihara, lanjut dengan Kure Line ke Stasiun Tadanoumi, lalu menyeberang dengan feri yang berangkat setiap 30–45 menit.

Rencanakan perjalanan Anda bersama JAL sekarang juga

Tidak banyak pulau yang seunik Okunoshima. Di sini, kelinci-kelinci menggemaskan berlarian di antara bangunan ikonik pulau yang menyimpan sejarah kelam. Kontras inilah yang membuat kunjungan ke pulau ini meninggalkan kesan mendalam.

Baik Anda berangkat dari kota terdekat maupun terbang langsung ke Hiroshima dari luar negeri, layanan Japan Airlines adalah cara terbaik untuk menjelajahi Jepang. Pertimbangkan untuk menggunakan JAL Japan Explorer Pass, yang menawarkan tarif khusus ke lebih dari 30 kota di seluruh jaringan domestik JAL.

Menuju ke Sana